Sabtu, 09 Mei 2020

HARDIKNAS ONLINE


Tanggal 2 Mei adalah  momen bersejarah di dunia pendidikan. Semua perhatian terpusat pada hari tersebut, dimana tanggal dan bulan itu merupakan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS).  Pemerintah  jauh-jauh hari sudah mempersipakan agenda tersebut semeriah mungkin, bahkan sebelum hari pendidikan diselenggarakan perlombaan atau kegiatan- kegiatan yang menarik dan menyenangkan.
Perayaan hardiknas di tahun tahun sebelumnya biasanya dilaksanakan dengan menggelar upacara bendera di lingkungan sekolah TK, SD, SMP dan SMA/SMK baik negeri maupun swasta dengan penuh hidmat serta dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan dalam rangka memeriahkan hari pendidikan nasional dengan rasa suka cita sebagai wujud syukur atas kemerdekaan belajar di negeri Indonesia tercinta ini. Perayaan Hardiknas tahun ini sangat jauh berbeda, suasana sepi, sunyi, tidak ada keceriaan di Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020. Kondisi yang tidak kita inginkan oleh siapa saja. Inilah "Duka" pendidikan.  Hari yang seharusnya diwarnai dengan keceriaan, kegembiraan dan suka cita itu tidak tampak dihari bersejarah bagi dunia pendidikan Indonesia. Semua menunduk, berefleksi "belajar dari Covid-19". Sebuah fenomena yang tidak lazim sepanjang sejarah peradaban di negeri ini.

Hari Pendidikan Nasional tahun 2020 di tengah pandemi covid-19 di gelar upacara bendera yang dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) di Jakarta pada hari Sabtu, 2 Mei 2020. Acara kali ini di selenggarakan secara terpusat serta terbatas demi mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan di masa pandemi Covid-19. KEMENDIKBUD meniadakan upacara bendera di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Para guru dan siswa dapat menyaksikan upacara Hardiknas 2020 lewat video telekonfrensi secara virtual di akun YouTobe  KEMENDIKBUD RI. Upacara Hardiknas ini dihadiri oleh oleh Mendikbud Nadiem Makarim secara terpisah. Mas menteri bertindak sebagai pemimpin upacara ditempat yang berbeda. Tema peringatan hari Pendidikan Nasional tahun 2020 adalah “Belajar dari Covid-19”. Upacara online yang berlangsung selama 30 menit ini dilaksanakan   tanpa menghilangkan makna, semangat dan kekhidmatan acara.
Dalam pidatonya, Mendikbud, Nadiem Makarim menyampaikan “dari krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya. Guru, siswa dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan disekolah saja. Diperlukan kolaborasi yang bijak antara guru, peserta didik, serta orang tua murid untuk menumbukan sitem pendidikan yang efektif dan bermanfaat, tanpa ada kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi”. Mas Mentri juga menambahkan “ Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita pada saat pandemi Covid-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis ini tetapi juga disaat  krisis ini telah berlalu.
Peringatan upacara hardiknas secara online ini juga disaksikan oleh seluruh instasi pusat, daerah, satuan pendidikan serta kantor perwakitan Republik Indonesia di Luar Negeri. Kita melihat ini upacara daring atau memperingati Hardiknas Online perdana di negeri kita tercinta. Ini adalah peristiwa sejarah bagi bangsa Indonesia “Hardiknas Online”.  Tidak semua yang menyaksikan dan mengikuti. Mungkin yang menyaksikan dan mengikuti adalah orang-orang tertentu atau orang yang daerahnya ada sinyal, punya paket data dan lain sebagainya. Daerah yang tidak ada sinyal tidak akan melihat streaming upacara online  ini, semoga hanya kali ini.
Perayaan hari pendidikan nasional tahun ini dirayakan tetap di rumah saja, mengingat suasana pandemi covid-19. Ada perasaan sedih? tentu saja,  namun kita tidak boleh menyerah. Dari rumah, seorang guru dapat berjejaring melalui media dan mengambil bagian dalam proses yang melegakan misal mengikuti pembelajaran daring dari berbagai sumber agar pendididkan di masa pandemi lebih baik. Diskusi bersama teman sejawat (guru belajar daring dengan sesama guru) membahas tentang hari pendidikan, membahas bagaimana belajar online siswa, daring praktik baik mengajar dan bagaimana pendidikan kedepannya, bagaimana siswa dan orang tua paham dan nyaman belajar secara daring. Sungguh suasana yang berbeda sekali, namun kiranya peringatan di rumah tidaklah menghilangkan makna tentang hari pendidikan nasional itu sendiri.
Semoga momen hari pendidikan nasional di masa pandemik covid-19 ini tidak membatasi kreativitas insan-insan yang peduli pada dunia pendidikan. Guru-guru tetap semangat dalam membimbing dan mendidik para calon generasi emas di saat pandemi. Kita memang sedang mengalami "duka" pendidikan, tetapi kita belum kalah, apalagi menyerah untuk mengupdate informasi, dan menambah nutrisi ilmu .
Dengan suasana masih tetap bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah saja, semoga bisa dengan segera memutus mata rantai penyebaran covid 19  yang sudah cukup lama menyita waktu belajar para siswa di sekolah. Hal ini sesuai pedoman peringatan pendidikan Nasional Tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kita semua berdo’a di bulan suci Ramadhan ini kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar wabah corona ini segera musnah dari bumi ini.
Hari Pendidikan Nasional RI, Tahun 2020.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, salam sehat dan semangat selalu jaga selalu iman dan imun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SAGUSABLOG Online Meretas Kesenjangan Mutu Guru Indonesia

sumber: sagusablog.com SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang diprakarsai oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan diselenggarakan ...